70 Peluang Usaha Ternak Menguntungkan yang Unik, Mudah, dan Menghasilkan

Peluang usaha ternak menguntungkan yang unik, mudah, dan menghasilkan di lahan sempit modal kecil yang mudah dan murah untuk berbisnis dalam waktu singkat sudah bisa panen, bisa dimulai di halaman belakang rumah. Kami telah menyiapkan untuk Anda 70 peluang bisnis hewan ternak yang bisa dibudidayakan dengan mudah beserta tips sukses menjalankan dan memaulai usaha ternak bagi pemula beserta langkah-langkahnya.

Baca juga: Peluang Usaha Terbaru dan Terlaris

Peluang Usaha Ternak

Baik lah, langsung saja simak info berikut ini yang telah findira kumpulkan untuk Anda yaitu 70 peluang usaha budidaya ternak menguntungkan yang unik, mudah, dan menghasilkan omset besar.

1. Ternak Ikan Nila Kolam Terpal atau di Drum

Ikan nila banyak dipilih karena pertumbuhannya cepat serta mampu menghasilkan varietas yang unggul. Pakan ikan nila adalah plankton atau tumbuhan lunak, bisa juga diberikan pelet 2%-4% dari bobot biomassanya sebanyak 3-5 kali sehari. Kedalaman air kolam terpal pembesaran yang baik guna budidaya ikan nila ialah 80-100cm. Kepadatan penebaran embrio ikan nila yaitu 15-20 ekor/m². Untuk mencapai ukuran konsumsi 400-600 gram/ekor, cara budidaya ikan nila patin agar cepat besar di kolam tanah atau kolam terpal butuh waktu 4-5 bulan.

contoh media kolam ikan nila terpal bulat dan drum

Untuk menghasilkan kualitas Ikan nila yang baik, Anda bisa menggunakan jenis kolam ikan dengan media kolam terpal bulat atau di drum. Mengingat kelebihan kolam terpal bulat dan di drum ini lebih besar di bandingkan dengan media lain. Dalam budidaya ikan nila dibutuhkan perawatan yang super intensif, dan perawatan yang benar.

2. Ternak Udang Air Tawar di Aquarium

Konsumsi udang air tawar pun terus merasakan peningkatan secara signifikan dari masa ke masa. Pasar utama udang air tawar adalah para pemilik warung makan mulai dari warung kaki lima hingga restoran bintang lima yang sama-sama menyajikan udang sebagai menu makanan. Tingginya permintaan pasar akan udang air tawar justru tidak diimbangi dengan jumlah prosuksi di kalangan pembudidaya.

Alsan klasik yang paling sering muncul adalah kondisi cuaca dan alam yang tidak mendukung. Sehingga terkadang dalam setengah masa budidaya sudah mengalami kegagalan bahkan saat panen produktifitas tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tentu saja urusan ini memunculkan sebuah perdebatan dimana harga udang air tawar tidak jarang kali saja tinggi dipasaran.

contoh Ternak Udang Air Tawar di Aquarium

Beberapa pembudidaya lantas mulai memutar benak dan mencari pilihan peluang usaha ternak budidaya yang dapat meminimalisir resiko. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah merubah lingkungan budidaya yang tadinya di tambak ke dalam kolam aquarium. Budidaya udang air tawar dalam aquarium dirasa menjadi pilihan paling tepat untuk mengintensifkan perawatan dan pemeliharaan yang pastinya bisa mendukung keberhasilan dalam budidaya.

3. Ternak Ikan Discus

Jenis ikan discus tidak sedikit dibudidayakan oleh banyak sekali orang. Ikan discus seringkali digunakan sebagai ikan hias karna memang warnanya yang unik. Di samping itu, bentuknya yang pipih dan lebar meningkatkan kesan eksotis dari ikan ini. Ikan discus banyak sekali mempunyai warna yang terang namun hidup secara soliter. Walaupun ikan cobia habitat aslinya ialah di sungai Amazon, tetapi ikan ini ingin pendiam. Ikan discus termasuk jenis ikan air tawar.

contoh Ikan hias Discus


Ikan discus juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, sehingga tidak heran jika banyak orang mengincar untuk membudidayakannya. Dalam budidaya ikan discus, kolam yang disiapkan sebaiknya berupa akuarium. Penggunaan akuarium dinilai bakal sangat mempermudah dalam mengontrol perkembangan dan pertumbuhan proses pemijahan. Ikan discus memerlukan tempat laksana habitat aslinya guna perkembangan. Persiapan akuarium meliputi pemakaian air, aerasi dan pemeliharaan.

Panen ikan discus bertujuan guna pemasaran untuk ikan hias bukan untuk di konsumsi. Pemanenan anakan ikan diskus dapat dilaksanakan saat berumur satu bulan. Untuk destinasi budidaya, ikan discus bisa dipanen dengan teknik selektif untuk mengejar indukan yang tepat. Untuk kebutuhan pemasaran, ikan diskus bisa dipanen secara total.

4. Ternak Ikan Gabus

Ikan gabus menjadi salah satu jenis ikan yang cukup digemari oleh masyarakat. Ikan jenis ini kerap dijumpai di sawah, danau, parit, sungai dan perairan lainnya. Manfaat dari ikan gabus ini memang cukup fenomenal. Kandungan protein pada ikan gabus terbilang tinggi dibandingkan ikan lainnya. Tampilan ikan gabus memang sekilas mirip dengan ikan lele. Ikan gabus tidak banyak dibudidayakan masyarakat lantaran hidupnya yang liar. Namun jika kita jeli memanfaatkan peluang usaha budidaya ikan gabus tentunya keuntungan yang diapat akan lebih besar.

contoh Ternak Ikan Gabus di kolam terpal


Bisnis budidaya ikan gabus memang masih jarang dijalankan masyarakat. Padahal peminat ikan gabus di pasaran terbilang tinggi. Olahan ikan gabus memang beragam dan rasanya sangat nikmat. Tidak heran banyak warung makan hingga restoran yang menyajikan menu olahan ikan gabus. Jika kita memanfaatkan usaha budidaya ikan gabus sebagai salah satu bisnis tentunya prospeknya akan bagus. Harga jual ikan bagus memang terbilang tinggi sehingga potensi bisnis budidaya ikan gabus ini patut dikembangkan.

Total modal biaya operasional, biaya tetap dan biaya variabel sebesar 9 jt, jika Anda mampu menjual setiap harinya 9 kg ikan gabus maka Anda berpeluang menghasilkan 12 jt perbulannya. Sehingga keuntungan yang di dapat sebesar 2 jt rupiah, Peluang usaha ternak ikan gabus sangat menjannjikan.

5. Ternak Ikan Lele Sangkuriang

Keuntungan bila Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya lele sangkuriang ini yakni merupakan bisnis ternak ikan yang paling banyak untungnya. Dimana harga jual dari lele sangkuriang dapat dikatakan sangat besar atau tinggi di pasaran sehingga keuntungan yang di dapatkan terbilang besar. Patokan harga untuk budidaya lele sangkuriang dapat Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai Rp 35.000 hingga Rp 55.000.

contoh Ikan Lele Sangkuriang

Ini tergantung dari harga lele sangkuriang yang ada di pasaran. Dalam bisnis budidaya lele sangkuriang membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya pembuatan kolam lele sangkuriang, sewa lahan,  timba, wadah dan jerigen, terpal, pengadaan bibit lele sangkuriang, jaring, selang, pompa air dan paralon, dan drum. Dengan adanya peralatan tersebut maka bisnis budidaya lele sangkuriang lebih maksimal.

Bisnis budidaya lele sangkuriang ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang. Anda yang kini bingung mencari pilihan bisnis ternak yang tepat dan menguntungkan. Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis budidaya lele sangkuriang ini dapat Anda jalankan dengan mudah. Konsumen budidaya lele sangkuriang memang tidaklah sulit, konsumen budidaya lele sangkuriang cukup besar mulai dari konsumsi rumah tangga hingga berbagai usaha kuliner.

6. Ternak Burung Jalak Suren

Nama burung jalak suren tentunya telah tidak asing lagi di telinga semua pencinta burung dan unggas. Salah satu burung yang eksotis dengan warna hitam dan putih ini memang sangat unik untuk para penggemarnya. Sangat eksotis, namun burung ini pun termasuk ke dalam di antara jenis burung yang sangat gemar berkicau.

contoh Burung Jalak Suren

Saat ini, tidaklah mudah untuk melihat dan menemukan jalak suren di alam bebas sebab jenisnya yang mulai langka. Untuk mengetasinya, tak jarang orang memilih untuk mengerjakan ternak jalak suren. Harga burung jalak suren gacor atau burung yang telah terbiasa berkicau dan sudah lancar mengeluarkan nada dapat dihargai lumayan tinggi yakni Rp 1.300.000 sampai Rp 1.500.000.

7. Ternak Bebek Pedaging

Bagi Anda yang suka beternak hewan, mungkin bisnis ternak bebek ini sangat cocok. Dengan modal relative kecil, Anda akan mendapatkan untung besar. Dari segi prospek, bisnis ini masih berpeluang besar. Selain itu, bisnis ini minim pesaing, mengingat budi daya bebek pedaging belum banyak digeluti oleh para peternak.

Berikut adalah analisis perhitungan biaya dan keuntungannya, dengan modal investasi awal 7 juta untuk pembuatan kandang, peralatan dan perlengkapan dan 2.5 jt untuk DOD jantan 100 ekor dan pakan. Anda sudah bisa mendapatkan keuntungan sebesar 2.5 juta dari hasil penjulan 100 ekor yang seharga 5 jutaan.

8. Ternak Ayam

Usaha ternak ayam tak perlu selalu membutuhkan lahan yang luas. Kita bisa memanfaatkan peluang usaha ternak ayam dengan lahan hanya seluas 30 × 30 m untuk disulap menjadi kandang ayam bertingkat. Dengan segala hasil inovasi yang dilakukan, Anda bisa mengirim sedikitnya 40 ekor ayam siap konsumsi ukuran 1,2 kg seharga Rp35.000—Rp40.000 per ekor ke beberapa pasar tradisional. Namun tidak hanya untuk ternak ayam potong saja, Anda juga bisa ternak ayam jenis lainnya seperti:
  • ternak ayam broiler
  • ternak ayam kalkun
  • ternak ayam bangkok
  • ternak ayam petelur
  • ternak ayam jawa super
  • ternak ayam joper

9. Ternak Lebah Madu

Lebah yang biasanya sering kita hindari karena takut akan sengatannya, sebenarnya mampu kita berdayakan hingga bisa memberikan hasil yang bisa memberikan tambahan penghasilan. Tentu saja penghasilan ini didapat dari madu yang diproduksi secara alami oleh para lebah. Ternak-lebah-maduUntuk membudidayakan lebah ini hingga bisa menghasilkan, kita bisa memanfaatkan pekarangan rumah yang mungkin masih kosong.

contoh Ternak Lebah Madu

Jadi tidak harus selalu menggunakan lahan yang besar dan luas, namun secukupnya saja asalkan kita bisa memberi asupan bagi lebah secara benar. Biasanya panen awal dari sebuah rumah lebah adalah selama 3 bulan, setelah itu Anda akan bisa memanennya setiap satu bulan sekali.

Baca juga: Bisnis sampingan

10 Ternak Cacing Sutra

Setelah sekian lama bisnis budidaya cacing sutra tidak dilirik, akhirnya pada tahun ini mulai banyak masyarakat yang memulai usaha cacing sutra. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat kebutuhan cacing sutra semakin tinggi dengan jumlah produksi cacing dalam negeri yg masih sangat rendah. Tengok saja para pebisnis ikan hias dan usaha pembenihan, mereka semua sangat tergantung pada ketersedian cacing sutra.

contoh Ternak Cacing Sutra


Sebetulnya pakan pengganti cacing sutra sudah tersedia di pasaran seperti pelet ikan, namun sebagian besar para pebisnis ikan menganggap peran cacing sutra belum tergantikan sampai sekarang. Patokan harga untuk budidaya cacing sutra dapat Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Ini tergantung dari harga cacing sutra yang ada di pasaran.

11. Ternak Lovebird

Kesuksesan membudidayakan lovebird tidak bisa lepas dari kepintaran dalam merawat, pemberian makan, air minum,  dan extra fooding. Memandikan dan menjemur juga menjadi agenda wajib bagi setiap lovebird yang berkualitas tinggi. Berikut ini daftar jennis lovebird yang bagus untuk dibudidayakan:
  • Lovebird kepala emas
  • Lovebird hijau kepala merah
  • Lovebird hijau dakocan
  • Lovebird biru dakocan
  • Lovebird lotino
  • Loevbird pastel
  • Lovebird blorok
contoh Ternak Lovebird

Diantara burung lovebird tangkaran itu bahkan ada yang mencapai harga Rp 12,5 juta seekor. Burung ini dihargai mahal di karenakan warnanya unik berbeda dengan lainnya dan juga suara yang ditampilkan. Dari hasil penjualan itulah, Anda bisa meraup keuntungan hingga mencapai Rp 40 juta lebih. Penghasilan inilah yang membuat para peternak lovebird menjadi semangat dan termotivasi untuk membudidayakan lovebird.

12. Peluang Usaha Ternak Lainnya

Berikut ini peluang usaha ternak lainnya yang mudah untuk dibudidayakan bisa dengan lahan sempit dan modal kecil:

Usaha ternak belut, jangkrik, gurame, itik, kacer,  kambing, domba garut, ulat jerman, burung falk, sapi potong, ikan mas, burung kenari, udang galah,  lobster, murai medan, cacing tanah, sugar glider, kambing gibas, kambing etawa, domba, lembu, maggot, kenari koloni, labet, domba tanpa ngarit, walet sukses, burung puyuh, kroto, parkit, murai batu sistem koloni, burung ciblek, semut rangrang, ikan guppy, jalak suren, burung cucak rowo, marmut, ikan sidat, tikus putih, perkutut koloni, cacing susu, burung kacer, burung cendet, burung dara, hamster anggora, hamster koloni, ikan cupang, jamur, semut nangkrang, nuri pelangi, jentik nyamuk, orong-orong, rangrang tanpa ratu, keari red siskin, ruminansia, burung tledekan, burung trucukan, tupai, unta, burung zebra finch.

7 Tips Sukses Memulai Usaha Peternakan Bagi Pemula

Jika kamu ingin menekuni bisnis di bidang peternakan ada sejumlah hal yang perlu kamu perhatikan. Berikut 7 tips sukses mengawali usaha peternakan pemula yang tertarik atau punya minat menjalankan bisnis ternak yang paling menguntungkan:

Baca juga: Usaha pengepul hasil bumi

1. Persiapan yang Matang - Persiapan tidak melulu bersangkutan urusan teknis seperti membina kandang dan mempersiapkan perlengkapan ternak, tetapi pun pengetahuan berhubungan usaha ternak yang bakal dijalankan serta kesiapan pemasaran.

2. Memilih Lokasi yang Tepat - Terdapat jenis komoditas peternakan yang harus diusahakan berada diwilayah yang jumlah warganya masih sedikit atau tidak bersinggungan langsung dengan pemukiman. Usaha peternakan laksana ayam kampung, ayam ras, itik, kambing, kambing ataupun sapi potong dan perah misalnya, sedikit tidak sedikit akan menimbulkan bau. Sementara, usaha peternakan kroto ataupun jangkrik, relatif dapat dilakukan ditengah-tengah masyarakat.

3. Membuat Kandang Ternak - Kandang yang tepat akan mempermudah pemeliharaan harian serta menyokong pertumbuhan dengan ideal sebab dapat membuat kenyamanan untuk hewan ternak. Menentukan jenis kandang yang tepat dapat disaksikan dari sisi: Bahan Pembuat Kandang Ukuran yang ideal (panjang, lebar, tinggi, elevasi kaki kandang) Peruntukan kandang yang cocok (bagi anakan dewasa).

4. Mempersiapkan Peralatan Ternak - Tempat pakan dan minum contohnya harus dalam jumlah ideal supaya setiap ternak tidak berebutan. Berbagai peralatan penyokong lain yang usahakan pun sudah tersedia contohnya peralatan mencuci kandang dan peralatan penyokong lainnya yang diperlukan selama budidaya.

5. Menentukan Pakan, Vitamin dan Obat-obatan - Sebelum mulai beternak, usahakan sudah memahami dari mana saja dapat mendapatkan pasokan pakan serta jenis pakan pilihan tanpa meminimalisir asupan nutrisi tetapi dapat menghemat ongkos pembelian pakan. Di samping pakan, jenis vitamin serta obat-obatan yang dibutuhkan untuk menyokong pertumbuhan serta mengobati serangan penyakit pada ternak pun sudah mesti diketahui serta dipersiapkan sebelum mengawali beternak.

6. Permodalan - Permodalan juga dapat berasal sepenuhnya dari investor, kerja sama modal patungan, maupun dari modal sendiri.

7. Jaringan Usaha - Setiap pebisnis atau mereka yang menjalankan usaha tentu setuju bahwa jaringan usaha ialah hal yang positif serta bisa memberikan peluang usaha ternak dan sekian banyak  kemudahan termasuk untuk peternak. Oleh sebab itu, mengenal banyak sesama peternak yang menggeluti komuditas yang sama atau serupa. Selain bisa menggali dan mengenali ilmu budidaya yang benar mereka juga bisa mendukung pekerjaan usaha ternak yang dijalankan seperti penyedia bibit, penyedia pakan baik pabrikan atau pakan alternatif, sampai para pengepul dan lokasi tinggal makan, restoran, katering yang memerlukan komoditas yang diternak.

Peternak pun dapat bergabung dengan komunitaskomunitas yang terdapat di forum-forum dunia maya (internet) guna terus menemukan informasi teranyar hingga menjual produknya. Jadi, sejatinya keberhasilan usaha ternak tidak melulu ditentukan dari budidayanya, tetapi teknik peternak sukses memasarkan hasil ternaknya dengan harga jual yang menguntungkan.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Kunci Sukses Jual Beli yang Menguntungkan

Cara Menghitung Laba Toko Kelontong Dengan Mudah

20 Peluang Usaha Modal 50 Juta Rupiah Beserta Rinciannya

Toko Kelontong Modal 20 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Info Grosir Mainan Anak Serba Seribu Untuk Anda

Cara Bisnis Rongsok Bagi Pemula Dari Nol Sampai Sukses

6 Jenis Usaha Di Daerah Pegunungan Yang Memiliki Untung Besar

Contoh Kalimat Menawarkan Produk