Berapa Modal Usaha Toko Kelontong? Untuk Pemula, Simak Penjelasan ini

Berapa Modal Usaha Toko Kelontong

Membuka usaha pertokoan seperti membuka toko sembako perlu memperhatikan beberapa hal. Toko kelontong salah satunya yang banyak menjadi incaran para pensiunan dan ibu rumah tangga. Toko ini tidak membutuhkan banyak ruang kosong. Oleh karena itu, usaha ini dapat dilakukan di rumah. Namun, berapa modal usaha toko kelontong?

Yuk Simak Tips Menentukan Berapa Modal Usaha Toko Kelontong

Pertanyaan seperti berapa modal yang dibutuhkan untuk membangun suatu usaha selalu muncul. Hal ini karena untuk meminimalisir terjadinya kerugian. Selain itu, keuntungan yang didapat juga bergantung pada modal yang dikeluarkan. Supaya tidak salah dalam menentukan modal, berikut adalah tips menentukan modal toko kelontong dan perkiraan harganya.

1. Tentukan Peralatan Pendukung Toko Kelontong

Membangun usaha toko kelontong membutuhkan beberapa peralatan pendukung. Peralatan tersebut diantaranya meja lengkap dengan laci untuk menyimpan uang. Selain itu, adapula etalase serta kulkas untuk menyimpan makanan dan minuman agar tetap segar. Etalase sendiri dapat digunakan untuk tempat beberapa produk yang tidak bisa digantung. Berapa modal usaha toko kelontong tergantung juga pada peralatan pendukung yang dibutuhkan.

Peralatan tersebut berguna untuk membantu memudahkan proses pemilihan barang oleh konsumen. Selain itu, peralatan pendukung juga membantu toko terlihat lebih rapi dan enak dipandang. Oleh karena itu, baik penjual dan pembeli dapat menemukan barang yang diinginkan dengan mudah. Untuk toko yang dibuka di tempat umum maka akan membutuhkan showcase pendingin seharga 3.200.000 rupiah. Hal ini digunakan untuk menyimpan minuman agar tetap terjaga kesegarannya, baca juga toko kelontong modal 20 juta.

2. Pilih Barang Apa Saja Yang Akan Dijual

Pemilihan barang dagangan yang akan dijual sangat berpengaruh pada modal yang akan dikeluarkan. Pasalnya, penentuan jumlah barang yang dijual menentukan besar uang yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, pilihlah barang dagangan yang banyak diminati oleh banyak orang. Selain itu, perhatikan pula masa kadaluwarsanya. Untuk toko di perumahan, barang yang dijual adalah tabung gas, galon air dan barang belanja lainnya. Anggap saja 5 tabung 3kg (@135.000), 5 galon air (@175.000) dan barang belanja (3.000.000).

Ingin usaha toko kelontong grosir? baca juga Modal Awal Usaha Grosir Sembako dan Cara Dagang Grosir Sembako

Untuk barang belanja sendiri harga dapat menyesuaikan agen. Secara keseluruhan total biaya untuk barang yang dijual sebesar 5.000.000 rupiah. Sedangkan untuk toko di tempat umum, maka barang belanjaan yang dibeli akan lebih banyak. Oleh karena itu, anggarannya sekitar 3.200.000 rupiah. Untuk barang yang dibeli dapat berupa rokok, mie instan, snack, dan pulsa. Selain itu, adapula air galon, detergent dan sabun, soft drink, kopi, susu dan lain sebagainya.

3. Lakukan Survey Harga Pasar

Survey harga pasar merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan. Pasalnya, harga pasar sangat mempengaruhi berapa keuntungan yang akan diperoleh. Melakukan survey harga pasar juga akan membantu mengetahui dimana grosir murah. Selain itu, penentuan harga jual juga dapat ditentukan dari survey ini. Modal yang dibutuhkan dapat diminimalisir jika mengetahui harga barang yang lebih murah. Dengan penentuan jumlah barang yang sama, namun dengan survey harga, biaya yang dikeluarkan akan berbeda. Oleh karena itu, survey harga sangat penting untuk dilakukan.

Apakah Anda ingin usaha kelontong modal kecil? baca juga Bisnis Sembako Tanpa Modal

4. Buat Batasan Anggaran

Agar tidak terjadi keborosan, pembatasan anggaran perlu untuk dilakukan. Hal ini untuk menyeimbangkan antara jumlah uang yang dimiliki dan modal yang akan dikeluarkan. Pembatasan anggaran juga dilakukan supaya dana keluar dan masuk itu seimbang. Buatlah reng harga biaya barang yang akan dibeli. Kemudian, buatlah reng harga peralatan pendukung toko. Dari situ dapat ditentukan total modal yang akan dikeluarkan dan estimasi modal maksimal.

5. Tentukan Lokasi Toko Kelontong

Penentuan letak atau lokasi toko kelontong juga memperngaruhi berapa modal usaha yang diperlukan. Lokasi menentukan ramai tidaknya pembeli yang akan datang. Selain itu, lokasi juga menentukan berapa estimasi biaya yang dikeluarkan untuk membayar sewa. Namun, jika lokasi toko adalah di rumah sendiri, maka akan menghemat modal yang akan dikeluarkan. Apabila lokasi di rumah, maka biaya yang dibutuhkan untuk mengubah rumah menjadi toko sekitar 3 juta rupiah.

Biaya tersebut digunakan untuk membuat sekat dan rolling door. Kemudian, apabila ingin menyewa kios perkiraan harganya yaitu 500 ribu per bulan. Dapat disimpulkan untuk sewa kios sebesar 6 juta rupiah per tahun. Dengan demikian dapat disimpulkan berapa modal usaha toko kelontong adalah 8 hingga 13 juta rupiah. Modal yang dibutuhkan melihat lokasi toko serta barang apa saja yang akan dijual.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Cara Menghitung Laba Toko Kelontong Dengan Mudah

Cara Bisnis Rongsok Bagi Pemula Dari Nol Sampai Sukses

Contoh Kalimat Menawarkan Produk

Cara Menjalankan Kredit Sembako Untuk Pengusaha Pemula

Cara Menentukan Harga Jual Barang Sembako

Ilmu dagang sembako yang sukses dan berhasil

Inilah 5 Peluang Jadi Distributor Tanpa Modal

6 Jenis Usaha Di Daerah Pegunungan Yang Memiliki Untung Besar

Info Grosir Mainan Anak Serba Seribu Untuk Anda