Cara Menghadapi Pasar yang Sedang Lesu

Cara Menghadapi Pasar yang Sedang Lesu

Kalau untuk seorang pebisnis yang berkelas global, mereka akan mengatakan bahwa, "Pasar atau bisnis tidak pernah lesu." 

Bagi mereka itu memang benar karena mereka berbicara bisnis dalam skala global. 

Jadi, ketika ada beberapa wilayah yang mengalami krisis atau masalah, mereka masih memiliki wilayah lain yang penjualannya tetap stabil atau malah meningkat. 

Tentu saja itu saling meng-cover, jadi perkembangan bisnis dan keuntungan nya tetap bisa seimbang. Cashflow mereka tetap selalu terjaga.

Tetapi, jika berbicara regional, kadang ada keluhan bahwa pasar sedang lesu. Kalau memang terjadi seperti itu, bagaimana mengatasinya?

Baca juga: Cara membangkitkan bisnis yang sudah hancur

Cara menghadapi kelesuan pasar

1. Kurangi produksi

Untuk apa produksi besar jika permintaan pasar malah sedang berkurang. Daripada banyak produk dikembalikan karena tidak laku dan disimpan di gudang sampai membusuk, bukankah lebih baik mencegahnya? 

Lagipula, dengan itu biaya pengeluaran untuk produksi bisa ditekan.

2. Kurangi biaya-biaya pengeluaran

Apa pun itu, Anda pasti bisa menganalisisnya dari laporan keuangan. Sebenarnya dengan mengurangi produksi, biaya bisa ditekan, tapi juga ada kemungkinan masih ada biaya-biaya lain yang bisa ditekan. 

Apa pun yang dirasa terlalu besar, Anda harus menguranginya atau kalau bisa dihilangkan. 

Kurangi biaya perjalanan yang tidak perlu, kurangi juga biaya promosi yang tidak efektif. 

Kalau perlu, bahkan Anda bisa mengurangi jumlah karyawan jika memang setelah dianalisis, gaji yang dikeluarkan tidak sesuai dengan keuntungan yang didapat perusahaan.

Anda hanya bisa memaksimalkan pemasaran dalam momen itu jika dirasa perlu untuk bersiap-siap ketika pasar sudah kembali normal. 

Akan tetapi, tetap harus melakukan analisis terlebih dahulu apakah sesuai dengan kemampuan dan apakah memang pasar akan kembali normal dalam waktu dekat atau masih lama? 

Apa pun keputusan Anda, itu menentukan kelangsungan bisnis Anda ke depan.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Warung Sembako Modal 5 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya

Cara Menentukan Harga Jual Barang Sembako

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Konsep A3 dari Pelayanan Prima! Berikut Penjelasan Singkatnya

Contoh Kasus Pemasaran dan Solusinya

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Mengelola Modal Usaha Playground Indoor Dengan Lebih Hemat

3 Alasan Mengapa Usaha Budidaya Ikan Hias Menjadi Salah Satu Peluang Usaha Saat Ini