Berapa Persentase Keuntungan Produsen, Distributor, dan Pengecer?

Persentase keuntungan bagi produsen, distributor, dan pengecer

Berapa persentase keuntungan produsen, distributor/supplier, dan pengecer/reseller/dropship? Bisnis yang berkaitan dengan menjual produk biasanya memang pelakunya dapat di kelompokkan menjadi tiga, yang terdiri dari produsen, distributor, dan pengecer. Tetapi, bagaimana persentase keuntungannya? Siapa yang lebih banyak?

Baca juga: Cara Menilai Bisnis yang Sehat dan Tidak

Berapa Persentase Keuntungan yang didapat? 

Tidak ada rumus pasti untuk itu karena semua pebisnis dalam bidang-bidang tertentu memiliki rumus sendiri. Tapi biasanya, pengecer memiliki persentase keuntungan (per produk) paling besar dari harga sebuah produk. 

Persentasenya bisa mencapai 35%, sedangkan pada distributor bisa 15% dan produsen 10%. Sekali lagi, itu bukan rumus pasti. Besar kecilnya selalu berbeda pada tiap jenis produk dan bisnis yang ada.

Kenapa pengecer dan distributor persentasenya jauh lebih banyak? Kan yang mengeluarkan biaya besar, dari ide, strategi, bahan baku, kemasan, dan produksi, semuanya dilakukan oleh produsen? 

Karena dalam menentukan harga, produsen sudah menghitung semua biaya pengeluaran dari produksi, karyawan, transportasi, promosi, dan lain-lain. Kemudian mereka juga memperkirakan harga jual produk, termasuk dengan menambahkan pajak, persentase keuntungan distributor dan pengecer. 

Jadi, persentase keuntungan yang dihitung oleh produsen itu sudah bersih, jika direncanakan 10% maka 10% lah yang mereka dapatkan. Selain itu, mereka memproduksi dalam jumlah banyak sehingga jika dikalikan keuntungannya akan lebih banyak daripada pengecer.

Sedangkan distributor dan pengecer, persentase itu masih harus dikurangi dengan biaya pengeluaran karyawan, transportasi, sewa tempat, dan lain-lain. Jadi persentase seperti itu bukan keuntungan bersih. 

Distributor dan pengecer tidak bisa memperkirakan persentase keuntungan dari tiap produk secara pasti karena memang bukan mereka yang menentukan harga sebuah produk.

Walaupun persentase keuntungan tiap produk tidak ada yang pasti, tapi penjelasan di atas bisa dijadikan pertimbangan untuk menghitung dan memperkirakan harga produksi sampai keuntungan bagi produsen, distributor, maupun konsumen. 

Cermatlah berhitung karena itu benar-benar memengaruhi keuntungan yang bisa didapatkan dalam bisnis Anda di masa sekarang maupun di masa mendatang.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Contoh Kasus Pemasaran dan Solusinya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Konsep A3 dari Pelayanan Prima! Berikut Penjelasan Singkatnya

7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek Supaya Cepat Ngetop

Contoh Teks Sales Menawarkan Produk

5 Jenis Kebutuhan Pelanggan yang harus diketahui dan dipatuhi oleh Perusahaan

Mengelola Modal Usaha Playground Indoor Dengan Lebih Hemat