Peluang Usaha Daur Ulang Kertas Yang Sukses Tanpa Keahlian Tinggi

Sebagaimana yang kita tahu, pemerintah tak bosan-bosannya mensosialisasikan agar masyarakatnya gemar berbisnis atau berwirausaha. Karena faktanya, dari data statistik dibuktikan jika rata-rata negara maju memiliki presentase jumlah wirausaha tinggi sekitar 14%. Sedangkan Indonesia, hanya 3,1% saja warganya yang berwirausaha.

Nah, bicara mengenai wirausaha, ada banyak sekali ide bisnis dan peluang usaha menguntungkan yang layak ditekuni. Salah satunya datang dari usaha daur ulang kertas bekas.

Peluang Usaha Daur Ulang Kertas 

Daur Ulang Kertas

Kertas menjadi salah satu momok menakutkan bagi kelestarian lingkungan. Pasalnya kertas yang masih digunakan sebagai sarana dalam menulis ini, membutuhkan bahan baku serat kayu/pohon. Jadi dengan tingginya permintaan kertas, makin banyak pohon yang akan ditebang, dan ini tentu berimbas negatif pada lingkungan.

Nah, dengan fakta diatas, usaha daur ulang kertas, selain menguntungkan juga baik bagi lingkungan. Karena ikut meminimalisir penebangan kayu sebagai bahan baku pembuatan kertas baru.

Cara Membuat Daur Ulang Kertas 

Nah, tertarik ingin menggeluti usaha daur ulang kertas bekas? Tak perlu bingung, kali ini kami akan bagikan informasi mengenai proses mendaur ulang kertas yang benar. Nah, berikut step by stepnya: 

1. Proses Rendam - Kertas-kertas bekas yang telah dikumpulkan, kemudian dicacah atau dipotong menjadi bagian-bagian kecil terlebih dahulu, lalu direndam dalam air sampai benar-benar lunak. Biasanya proses ini memakan waktu sekitar 12 jam.

2. Proses Blender - Kertas bekas yang sudah direndam tadi kemudian dimasukkan blender dengan ditambahkan dengan air, lalu mulai proses blender yang dilakukan beberapa detik saja dan diulang-ulang sampai kertas menjadi seperti bubur kertas.

3. Proses Pencampuran - Proses berikutnya adalah bubur kertas yang sudah merata kemudian ditempatkan ke dalam wadah dan di campur dengan serbuk kayu yang bertujuan untuk memberikan tekstur pada kertas. Lalu tambahkan perekat untuk merekatkannya yang bisa dibuat dari campuran tepung kanji dan air. Penambahan pewarna juga bisa dilakukan dalam proses ini. Setelah itu, aduk hingga semuanya merata.

4. Proses Pencetakan - Berikutnya alat yang dibutuhkan adalah bingkai screen sebagai wadah untuk mencetak. Letakkan adonan kertas yang dibuat pada bingkai screen dan ratakan, kemudian sesuaikan ketebalan kertas sebagaimana yang diinginkan. Ketika sudah rata, angkat bingkai dan cetakan kertas basah sudah jadi.

5. Proses Pengeringan - Proses pengeringan ini dilakukan setelah semua adonan kertas di cetak menjadi cetakan kertas basah. Selanjutnya kertas basah tinggal dijemur dan tunggu sampai kertas mengering dan kaku.

6. Proses Kreasi - Bagi pelaku usaha daur ulang kertas, agar kertas yang telah didaur ulang memiliki nilai lebih, maka butuh satu langkah lagi, yaitu mengkreasikan kertas daur ulang tadi. Banyak hal yang bisa dibuat dari kertas daur ulang, seperti kotak tisu, bingkai foto atau bahkan karya seni dari bahan kertas bekas yang bernilai tinggi.
Intinya, jika ingin menggeluti usaha daur ulang kertas ini modal terbesar yang harus dimiliki salah satunya adalah kreatifitas, yang mana kreatifitas ini mampu menjadi pembeda dan ciri khas produk-produk dari daur ulang kertas kalian dibanding yang lainnya. Nah, itu tadi diatas ulasan yang bisa kami bagikan mengenai peluang usaha daur ulang kertas dan seluk beluknya. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat, bisa menjadi ide bisnis menarik yang bisa membawa anda pada kesuksesan. Selamat mencoba dan semoga sukses menekuni bisnis ini.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Cara Menghitung Laba Toko Kelontong Dengan Mudah

Ilmu dagang sembako yang sukses dan berhasil

6 Jenis Usaha Di Daerah Pegunungan Yang Memiliki Untung Besar

5 Peluang Usaha Mitra Distributor Yang Menjanjikan

Cara Menjalankan Kredit Sembako Untuk Pengusaha Pemula

Inilah 5 Peluang Jadi Distributor Tanpa Modal

Cara Bisnis Rongsok Bagi Pemula Dari Nol Sampai Sukses

Cara Menentukan Harga Jual Barang Sembako

Contoh Kalimat Menawarkan Produk