7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek Supaya Cepat Ngetop

Inspirasi Nama Merek ngetop

Kembali lagi bersama findira yang tentunya tidak akan ada habis-habisnya membagikan tulisan dan tips yang sangat menginspirasi dunia usaha Anda dengan berbagai ide menarik dan gagasan terbaik. Kali ini findira akan mengajarkan 7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek Supaya Cepat Ngetop, supaya mendapatkan nama brand sendiri yang unik, keren, belum pernah dipakai, mudah diingat, untuk berbagai usaha seperti minuman, makanan ringan, hijab, fashion, clothing, distro, tas, keripik singkong, makaroni, makanan islami, kopi, dan lain-lain. Baik lah, tidak perlu bertele-tele lagi, simak tujuh tips berikut ini.

Baca juga: Ide Peluang Usaha Jasa yang Unik, Kreatif, Inovatif, Menguntungkan dan Tanpa Modal

7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek

Tips 1: Sesuai dengan Target Pasarnya

Apa kriteria pilihan mereka? Misal, target pasar wanita muda, feminim, kuliah, kira2 lebih cocok merek apa? Bisa gunakan bantuan nama seseorang yang kira-kira sesuai dengan karakter produk Anda atau menggunakan plesetan merek terkenal / Artis terkenal. Misal: "Butik Findira" untuk nama brand fashion unik, atau nama brand hijab.

Tips 2: Unik dan Menarik

Kalau saya sebut “Super Sambel”, apa yg ada di benak Anda? Yup, SS! Meskipun Kamu belum pernah mencicipi, tapi nama dari barnd tersebut sudah ngetop duluan. Mie Ayam Tumini di Yogyakarta, buka dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore sudah ludes terjual habis!. Tak harus berkonotasi negatif, ya. Bisa saja Anda membuat Mie Malaikat dan buka di samping Mie Setan, kemudian diberi sign board: “Pilih Surga atau Neraka?”. Laris!

Tips 3: Nama Merek Mudah Diucapkan dan Diingat

Coba baca 10 kali dengan cepat: Tempetermperem, keriting deh lidahnya. Banyak dari merek adalah idealis nama anak, gabungan nama pasangan atau singkatan kalimat kenangan. Tidak jadi masalah selama masih mudah diingat dan diucapkan. Jika konsumen saja susah mengingat, ujung-ujungnya akan berkata, “Itu lho, pecel apa ya, yang seberang Mall.” Nama Mall yang diingat. Bukankah kita membuat merek untuk menjual produk kita, bukan jadi album kenangan kita? Renungkan..

Tips 4: Hindari Singkatan Konsonan

Selain sukar untuk diingat, singkatan dari konsonan kata juga sukar untuk terasosiasi oleh produknya. “Yuk kita ke toko hape HFV…!”. Ternyata berjejer toko FFG, VGS, HGC, SFV, pusing deh… Mana yang benar ya? Bagaimana dengan Bank HSBC? Selain singkatan HSBC dibuat setelah bank tersebut terkenal, juga tidak ada yang mirip, karena produknya tidak mudah ditiru. Bagaimana dengan OCD-nya Deddy Corbuzier, singkatan juga tuh dan langsung terkenal. Kalau Anda setenar dia, nama produknya ‘Distro Paijo’ pun orang tetap cari.

Tips 5: Hindari Angka Pada Nama Brand

Mirip dengan singkatan konsonan, sukar diingat dan tak terasosiasi oleh produknya. Bakpia Pathok 25, 75, 52, 242, yang mana pionirnya? Jawabnya: 75 yang pertama, tapi 25 yang populer sekarang, karena pemasarannya jago! Lha nasi goreng 212 tetap nomor 1 tuh! Karena nggak ada pesaing yang sejajar!

Tips 6: Terasosiasi oleh Diferensiasi

Bagaimana orang yang mendengar atau melihat, langsung ‘ngeh’ apa spesialnya dibanding merek lain. Oseng Mercon, terasosiasi oleh pedasnya. Bukan asal buat nama, tapi nggak nyambung. Ya bisa saja laris, tapi sangat disayangkan nggak dapat Leveragenya. Misal: Bakso Gebrak, diferensiasi di gebrakannya.

Tips 7: Produk Unggulan

Jika Anda sedang ngidam bakso, tapi Anda berada di suatu kota yang asing. Kemudian berjajar 5 Rumah Makan: ✔ Warung Bunda ✔ Mie buk diah ✔ RM Barokah ✔ Mie Panda ✔ Bakso Tumini. Mana yang Anda pilih? Meski mungkin warung makan yang lain juga jual bakso, tapi hampir semua akan memilih yang ada nama ‘bakso’. Bisa jadi di menu Bakso Tumini juga tersedia mi ayam, nasi goreng dan lainnya. Memilih ceruk pasar yang khusus, lebih memudahkan dalam membidik pasar.

“Merek yang ngetop membuat orang penasaran untuk membeli, tapi jangan lupa produk yang berkualitas lah yang bisa membuat orang kembali lagi”. Jadi jangan lupakan kualitas dari produk maupun pelayanan Anda. Mungkin itu saja yang bisa findira sampaikan, semoga bisa menginspirasi Anda dalam mencari nama merek maupun brand yang sesuai dengan produk Anda. Salam sukses

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Cara Menghitung Laba Toko Kelontong Dengan Mudah

Toko Kelontong Modal 20 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya

20 Peluang Usaha Modal 50 Juta Rupiah Beserta Rinciannya

Rincian Modal Toko Sembako Kurang dari 10 Juta

Cara Menjalankan Kredit Sembako Untuk Pengusaha Pemula

Kunci Sukses Jual Beli yang Menguntungkan

Info Grosir Mainan Anak Serba Seribu Untuk Anda

6 Jenis Usaha Di Daerah Pegunungan Yang Memiliki Untung Besar

Mengelola Modal Usaha Playground Indoor Dengan Lebih Hemat