Ilmu Ekonomi Syariah: Pengertian, Tujuan, Prinsip, Karakteristik, dan Manfaatnya

Pengertian Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam usahanya memenuhi kebutuhan hidup dengan berdasarkan syariat/nilai-nilai ketuhanan. 

Berikut ini pengertian ekonomi syariah menurut para ahli.

  1. Yusuf Qaradhawi, mengemukakan bahwa ekonomi syariah merupakan ekonomi yang berdasarkan pada ketuhanan. 
  2. Muh. Abdul Mannan. Ilmu ekonomi syariah adalah suatu ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari ilmu ekonomi dari orang-orang yang memiliki nilai-nilai syariah.
  3. Veithzal Rivai dan Andi Buchari. Ekonomi syariah sebagai suatu ilmu multidimensi atau interdisiplin, komprehensif dan saling terintegrasi, mencakup ilmu islam yang bersumber dari Alquran dan Sunnah serta ilmu-ilmu rasional. 

Tujuan ekonomi syariah

Permasalahan ekonomi merupakan salah satu permasalahan yang diperhatikan dalam ajaran agama, tentu memiliki tujuan yang sama yakni tercapainya kemaslahatan di dunia dan akhirat.

Tujuan ekonomi syariah adalah sebagai berikut:

  1. Ekonomi yang baik dalam kerangka kerja norma-norma moral islam. 
  2. Persaudaraan dan kesejahteraan universal. 
  3. Distribusi pendapatan yang merata. 
  4. Kemerdekaan dari individu dalam konteks kesejahteraan sosial. 

Prinsip ekonomi syariah

Prinsip-prinsip ekonomi syaraiah secara garis besar adalah:

  1. Sumber daya dipandang sebagai amanah Tuhan YME kepada manusia,sehingga pemanfaatannya harus bisa dipertanggungjawabkan di akherat kelak.
  2. Kepemilikan pribadi diakui dalam batas-batas tertentu yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan tidak mengakui pendapatan yang diperoleh secara tidak sah.
  3. Bekerja adalah kekuatan penggerak utama kegiatan ekonomi syariah.
  4. Kepemilikan kekayaan tidak boleh hanya dimiliki oleh segelintir orang-orang kaya, dan harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  5. Islam menjamin kepemilikan masyrakat dan penggunaannya dialokasikan untuk kepentingan orang banyak.
  6. Seorang muslim harus tunduk kepada Allah dan hari pertanggungjawaban di Akhirat.
  7. Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas (nisab). 
  8. Islam melarang riba dalam segala bentuknya.

Karakteristik ekonomi syariah

Karakteristik ekonomi syariah sebagai berikut:

  1. Menjunjung tinggi prinsip keadilan, diantaranya dalam sistem bagi hasil (profit and loss sharing).
  2. Terdapat dialektika antara nilai-nilai spiritualme dan materialisme. 
  3. Kebebasan ekonomi artinya tetap membenarkan kepemilikan individu dan kebebasan dalam bertransaksi sepanjang dalam koridor syariah. 
  4. Kepemilikan multijenis artinya hakikatnya pemilik alam beserta isinya hanyalah Tuhan YME semata, harta yang dimiliki manusia hanya titipan. 
  5. Menjaga kemaslahatan individu dan masyarakat.

Manfaat ekonomi syariah

Manfaat ekonomi syariah sebagai berikut:

  1. Mewujudkan integritas muslim yang menyeluruh, sehingga islamnya tidak lagi parsial.
  2. Menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga-lembaga keuangan syariah melalui praktik bagi hasil.
  3. Praktik ekonomi syariah bernilai ibadah, karena telah mengamalkan syariat Tuhan YME.

Gimana? Sudah jelaskan apa itu ilmu ekonomi dan pembagiannya? Yuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari!

Materi ini bisa kamu dapatkan pada modul KONSEP ILMU EKONOMI KELAS X semester ganjil mata pelajaran ekonomi. 

Komentar

Baca Artikel Lainnya

20 Peluang Usaha Modal 50 Juta Rupiah Beserta Rinciannya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Konsep A3 dari Pelayanan Prima! Berikut Penjelasan Singkatnya

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Mengelola Modal Usaha Playground Indoor Dengan Lebih Hemat

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Contoh Teks Sales Menawarkan Produk

Cara Menentukan Harga Jual Barang Sembako

Contoh Bentuk Laporan Keuangan Perusahaan Perorangan yang Sederhana

Warung Sembako Modal 5 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya