Cara Menentukan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan Melalui Riset Pasar

Perubahan sifat penduduk (faktor demografis) merupakan faktor pendorong yang dapat mengubah lingkungan bisnis perusahaan. Pergeseran pola umur, pendapatan, pendidikan, ras, dan karakteristik penduduk lainnya akan berpengaruh besar terhadap aktivitas bisnis yang dijalankan perusahaan, terutama dalam hubungannya dengan pelanggan. Untuk dapat memenangkan persaingan bisnis, perusahaan harus mempertimbangkan perubahan tren demografis, serta menyesuaikan strateginya.

Perusahaan harus dapat secara dini mengenali tren demografis, dan memastikan bahwa rencana pemasarannya sudah sesuai dengan perubahan tren yang membentuk industrinya. Tren merupakan pendorong yang sangat kuat, yang dapat menciptakan keberhasilan atau kegagalan bagi perusahaan. Perusahaan yang berhasil selalu mengamati dan memposisikan dirinya untuk mengikuti tren yang ada, sedangkan perusahaan yang gagal selalu mengabaikan atau tidak mau mengikuti perubahan tren pasar.

Dengan melakukan riset pasar, pemilik perusahaan dapat mendeteksi karakteristik demografis utama dan tren pasar. Perusahaan akan lebih beruntung apabila bisa memahami pasar, pelanggan, dan pesaingnya. Dengan melakukan riset pasar, pemilik perusahaan akan memperoleh informasi yang sangat berharga dan dapat dijadikan sebagai dasar bagi rencana pemasarannya.

Riset pasar mencakup pengumpulan informasi, analisis, dan interpretasi data secara sistematis mengenai pelanggan. Tujuan riset pasar adalah untuk mempelajari bagaimana cara meningkatkan kualitas kepuasan pelanggan yang telah ada, serta mencari alternatif cara untuk menarik pelanggan baru.

Riset pasar dilakukan untuk memperoleh informasi berikut ini: 

  • Siapa pelanggan dan calon pelanggan yang akan disasar?
  • Apa yang mereka butuhkan dan inginkan?
  • Berapa usia mereka?
  • Mereka itu pria dan atau wanita?
  • Apa pekerjaan mereka? Berapa penghasilan mereka?
  • Di mana mereka tinggal? 
  • Seberapa sering mereka akan membeli produk atau jasa ini?
  • Model, gaya, bentuk, jenis, warna, atau rasa seperti apa yang mereka sukai?
  • Mengapa mereka mau atau tidak mau membeli di tempat saya?
  • Sejauh mana kebutuhan dan keinginan mereka terpenuhi oleh produk atau jasa yang saya tawarkan? 
  • Di saat kapan mereka biasanya membutuhkan produk atau jasa tersebut?
  • Bagaimana persepsi mereka terhadap produk atau jasa yang saya tawarkan?
  • Media iklan dan promosi mana yang paling efektif untuk menjangkau mereka?
  • Bagaimana pelanggan menilai produk atau jasa saya dibandingkan dengan pesaing

Informasi di atas merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dalam mengembangkan rencana pemasaran yang unggul. Ketika membuat rencana pemasaran, perusahaan kecil harus menghindari kesalahan karena tidak ada ruang bagi kesalahan ketika dana minim dan ketatnya anggaran. Perusahaan kecil tidak akan bisa bertahan jika kehilangan pasar sasaran mereka. Riset pasar akan memberikan panduan untuk membidik pasar sasarannya secara efisien dan efektif.

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan perusahaan adalah mengasumsikan bahwa pasar sudah ada bagi produk atau jasanya. Waktu yang paling tepat untuk mengetahui apakah pelanggan menginginkan produk atau jasa Anda adalah sebelum Anda menghabiskan biaya banyak untuk meluncurkannya.

Riset pasar akan memberikan informasi yang sangat berharga bagi perusahaan, yaitu apakah basis pelanggannya cukup atau tidak, dan seberapa besar peluang pelanggan tersebut berminat membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Selain mengumpulkan dan menganalisis data demografis mengenai orang-orang dalam wilayah geografis tertentu dan membandingkan hasilnya dengan profil pelanggan khusus (yang disasar), manajer dapat belajar banyak dengan cara mengamati, bergaul, dan berbincang bincang dengan para pelanggan sewaktu mereka sedang berbelanja.

Riset pasar tidak harus rumit ataupun mahal agar dapat bermanfaat. Dengan kreativitas, para manajer dapat melakukan riset pasar yang efekuf (tepat sasaran). Riset pasar yang bermanfaat bisa dilakukan secara informal (seperti mengamati, bergaul, dan berbincang-bincang dengan para pelanggan), tidak harus selalu canggih atau mahal.

Riset pasar juga dapat dilakukan melalui jajak pendapat atau survei online. Cara ini di samping murah dan cepat, juga membantu perusahaan dalam berhubungan dengan pelanggan mereka. Dengan survei yang berbasis Web, perusahaan dapat dengan mudah dan segera memperoleh umpan balik dari pelanggan.

Dengan mengetahui perubahan selera di pasar (melalui observasi terhadap perilaku dan tindakan pelanggan), perusahaan seharusnya dapat menyesuaikan lini produk dan jasanya. Manajer harus membuat daftar berbagai tren utama dan menguraikan seberapa jauh produk dan jasa yang ditawarkan telah memenuhi tren yang ada, sesuai dengan tuntutan, kebutuhan, dan keinginan pelanggan saat ini.

Perusahaan harus menyesuaikan lini produk dan jasanya dengan berbagai tren sosial, demografis, dan ekonomi. Riset pasar membantu manajer untuk menemukan kesesuaian yang tepat di antara berbagai tren dengan produk atau jasa yang ditawarkan, serta menemukan pasar sasaran secara tepat.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Contoh Kasus Pemasaran dan Solusinya

5 Jenis Kebutuhan Pelanggan yang harus diketahui dan dipatuhi oleh Perusahaan

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek Supaya Cepat Ngetop

Konsep A3 dari Pelayanan Prima! Berikut Penjelasan Singkatnya

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Contoh Teks Sales Menawarkan Produk

Warung Sembako Modal 5 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya