Menjual Lebih Mahal atau Menjual Lebih Murah?

Menjual dengan harga konvensional adalah sesuatu yang sudah biasa. Jika Anda memiliki sebuah buku dengan ketebalan 500 halaman, kemudian Anda jual dengan harga seratus ribu rupiah, itu merupakan hal yang wajar. Buku 500 halaman memang harga pasarannya sekitar seratus ribu rupiah. Akan tetapi, jika Anda menjual buku yang harga pasarannya hanya dua puluh lima ribu rupiah tetapi Anda jual dengan harga dua ratus ribu rupiah, mungkinkah itu bisa berhasil? Menjual produk Lebih Mahal atau Menjual barang dengan harga Lebih Murah? 

Bagaimana Menjual Lebih Mahal?

Anda pernah mendengar nama Tung Desem Waringin? Beliau adalah seorang motivator bisnis yang namanya amat popular. Beliau bercerita bagaimana menjual buku dan CD dengan harga yang mahal, tetapi orang antre membelinya. 

Baca juga: Kunci Sukses Jual Beli yang Menguntungkan

Tung Desem Waringin mampu menjual CD dan buku lewat acara training yang beliau adakan. Bayangkan, untuk ikut trainingnya saja seseorang harus membayar lebih dari satu juta rupiah. Meskipun training motivasinya dilakukan di Jakarta tetapi pesertanya berasal dari seluruh Nusantara. Buku dan CD pun laris manis. Tidak perlu menunggu waktu satu bulan, buku dan CD sudah habis dalam jumlah ribuan.

Nah, mungkinkah Anda menjual sesuatu dengan harga yang tinggi? Tentu semua itu melihat apa yang Anda jual. Coba Anda perhatikan di dunia pendidikan kita. Ada Taman Kanak-Kanak yang biayanya lebih dari sepuluh juta rupiah. Akan tetapi, orangtua yang mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut amat banyak sehingga kelasnya sudah penuh sejak setahun sebelumnya.

Sebaliknya banyak lembaga pendidikan yang biayanya murah tetapi tidak begitu banyak peminatnya, sehingga harus diiklankan di mana-mana. 

Apa yang menjadi penyebab pokok? 

Tidak lain adalah kualitas. Jadi, jika Anda ingin menjual sesuatu dengan harga yang tinggi, Anda harus tingkatkan kualitas barang yang Anda jual atau ubah cara penjualannya.

Menjual Barang Lebih Murah? 

Selain menjual dengan harga lebih mahal ada pula menjual barang dengan harga murah. Menjual barang dengan harga murah ini diperlukan saat Anda menghadapi persaingan yang ketat dengan sales yang lain.

Biasanya orang menjual barang lebih murah untuk menarik pelanggan. Dalam persaingan yang ketat, seorang penjual harus mampu berinovasi. Sebagai contoh, Anda adalah seorang pedagang kain. Stok barang Anda terlalu banyak, sedangkan model-model baru sudah berdatangan dan rumah Anda tidak cukup untuk menyimpan semuanya. Apa yang akan Anda lakukan? Tidak ada jalan lain, Anda harus segera menghabiskan stok lama yang tidak laku. Saat itu Anda banting harganya. Toh, Anda sudah mendapatkan keuntungan dari barang-barang yang sudah laku. Atau minimal jika Anda belum beruntung dari barang yang sudah terjual, Anda dapat menekan kerugian dengan menjual barang tersebut dengan harga murah. Oleh sebab itu, jangan biarkan stok barang lama Anda menumpuk di gudang.

Buku dan pakaian kadang menjadi barang yang dijual murah karena kondisi yang menuntut demikian. Mengapa? Karena buku dan pakaian keduanya adalah barang yang cepat sekali mengalami perkembangan zaman. Model pakaian selalu berubah-ubah dan begitu pula tema buku. Setiap saat selalu ada pembaruan dalam bidang perbukuan baik itu tema, isi, tata letak, desain sampul, dan sebagainya. Selain itu, kesempatan buku untuk mejeng di toko juga sangat terbatas karena jika buku tidak laris, toko akan mengembalikan. Nah, sebagai seorang sales, Anda harus bisa berinovasi agar apa yang Anda jual laku keras dan membawa keuntungan. Sebab percuma saja jika barang yang Anda jual laku keras, tetapi hasilnya hanya kerugian.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Contoh Kasus Pemasaran dan Solusinya

5 Jenis Kebutuhan Pelanggan yang harus diketahui dan dipatuhi oleh Perusahaan

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek Supaya Cepat Ngetop

Konsep A3 dari Pelayanan Prima! Berikut Penjelasan Singkatnya

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Contoh Teks Sales Menawarkan Produk

Warung Sembako Modal 5 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya