Menentukan Kenaikan Gaji Karyawan Pertahun

Menentukan Kenaikan Gaji Karyawan Pertahun

Dalam surat perjanjian kerja, biasanya akan selalu ada pasal tentang kenaikan gaji karyawan tiap tahun. Ini penting dan Anda juga harus memperhatikan hal itu. 

Jangan sampai Anda menelantarkan karyawan dengan tanpa melakukan kenaikan gaji sama sekali selama bertahun-tahun. Bisa-bisa karyawan Anda pindah ke tempat kerja yang lebih menguntungkan baginya.

Masalahnya, banyak yang tidak tahu bagaimana menghitung kenaikan gaji yang tepat agar karyawan senang karena gajinya meningkat, tapi perusahaan juga tidak terlalu mengeluarkan biaya yang besar. Ini permasalahan yang sering dikeluhkan para pebisnis karena mereka sama sekali buta tentang hal itu.

Baca juga: Cara Menilai Kinerja Karyawan untuk Kenaikan Jabatan

Cara Sederhana Menentukan Kenaikan Gaji Karyawan Pertahun

Sebenarnya, ada cara sederhana yang bisa adil bagi karyawan maupun perusahaan. Caranya, dengan menyesuaikan tingkat inflasi per tahun. 

Misalnya, jika inflasi tahun berikutnya adalah 6% maka seharusnya kenaikan gaji bagi karyawan adalah minimal 6% karena dengan inflasi sebesar itu sementara kenaikannya kurang dari itu maka itu akan menyulitkan karyawan. Harga-harga bahan pokok naik, tapi gajinya tidak cukup mengimbanginya, pasti akan memberatkan. 

Jadi, itu sangat adil. 6% juga sepertinya tidak terlalu besar bagi perusahaan meski dikalikan jumlah karyawan.

Meski demikian, tetap harus ada syaratnya, yaitu menyesuaikan dengan kondisi perusahaan. Jika performa bisnis Anda sedang menurun dan dipaksa untuk menggaji di luar kemampuan, itu sesuatu yang tidak mungkin. 

Di sinilah harus ada saling pengertian dan tertuang dalam surat perjanjian antara perusahaan dan karyawan. Jika segala sesuatunya sudah dikomunikasikan dari awal, pasti akan bisa saling mengerti. 

Asal jangan membuat alasan yang dibuat-buat hanya karena tidak mau menaikkan gaji. Anda tidak layak disebut pebisnis jika mengurangi dan tidak membayar hak-hak karyawan yang sudah membuat Anda kaya raya. 

Anda berutang budi kepada mereka, jadi bayar kewajiban Anda.

Sesuai undang-undang, seharusnya ada kenaikan gaji per tahun untuk setiap karyawan tetap. Jadi, lakukan kewajiban itu. 

Akan tetapi, untuk meminimalisir pengeluaran dengan kewajiban itu, biasanya ada perusahaan yang untuk bagian tertentu lebih memilih menggunakan karyawan outsource karena tidak harus menanggung kewajiban kenaikan gaji dan juga tunjangan bulanan. Tetapi tentu saja, sekarang ini metode outsource sedang dikeluhkan para buruh karena tidak menguntungkan bagi mereka.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

Warung Sembako Modal 5 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya

Contoh Kasus Pemasaran dan Solusinya

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Contoh Teks Mempromosikan Produk Seperti Pakaian, Kecantikan maupun Elektronik

Cara Menentukan Harga Jual Barang Sembako

Mengelola Modal Usaha Playground Indoor Dengan Lebih Hemat

Contoh Teks Sales Menawarkan Produk