Apa Bedanya Aset dan Liabilitas?

Apa Bedanya Aset dan Liabilitas?

Tidak banyak yang bisa membedakan antara aset dan liabilitas dalam dunia bisnis. 

Ini juga kesalahan besar yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula. 

Kadang-kadang, bahkan bagian keuangan pun tidak bisa membedakannya sehingga mobil dan rumah dimasukkan sebagai aset. 

Padahal, dari kacamata bisnis, belum tentu dua hal itu berfungsi sebagai aset. 

Bisa jadi rumah dan mobil malah menjadi beban karena biaya perawatannya dan harga penyusutan mobil yang terus berkurang.

Baca: Perlukah Menggunakan Outsource untuk Perkembangan Bisnis?

Bagi seorang pebisnis, aset adalah apa pun yang bisa memberi tambahan pendapatan. 

Sedangkan liabilitas adalah semua harta yang memberi beban pada perusahaan untuk mengeluarkan biaya setiap bulannya. 

Jadi, jika memiliki mobil tapi tidak disewakan sehingga tidak produktif, itu adalah liabilitas. 

Begitu juga dengan rumah, jika tidak menghasilkan apa-apa, itu juga liabilitas, meski dalam jangka panjang harga rumah tersebut bisa naik. 

Kedua hal itu sebenarnya bukan aset, tapi sering kali pebisnis memasukkannya dalam daftar aset. 

Itu kesalahan.

Pebisnis yang sudah berpengalaman akan membuat daftar harta apa saja yang mereka miliki lalu membedakan antara aset dan liabilitas. 

Kemudian, mereka akan mengurangi harta apa saja yang termasuk dalam liabilitas dan memperbanyak aset. 

Karena itulah, mereka bisa mendapat keuntungan secara maksimal. 

Bayangkan, aset mereka sangat banyak, sementara liabilitas mereka sedikit. 

Otomatis pendapatan jauh lebih banyak dari biaya apa pun yang dikeluarkan.

Tidak berarti bahwa seorang pebisnis tidak boleh memiliki harta liabilitas sama sekali. 

Tentu saja tetap boleh dan tetap bisa. 

Hanya saja, para pebisnis yang berpengalaman akan mengurangi sebanyak-banyaknya liabilitas karena itu memberikan beban pada pembiayaan tiap bulan.

Lihatlah para pebisnis yang sudah mapan, meskipun mereka tetap memiliki kendaraan dan rumah mewah, tapi yang tidak terlihat adalah bahwa mereka juga memiliki aset yang jauh lebih besar dari biaya perawatan rumah dan mobil mereka. 

Kadang, tanpa mereka melakukan apa pun, semua biaya pengeluaran mereka bisa terbayar hanya karena mereka memiliki aset yang melimpah.

Jika mereka bisa, kenapa Anda tidak melakukan hal yang sama? Toh, Anda dan mereka sama-sama pebisnis.

Komentar

Baca Artikel Lainnya

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Contoh Kasus Pemasaran dan Solusinya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

5 Jenis Kebutuhan Pelanggan yang harus diketahui dan dipatuhi oleh Perusahaan

7 Tips Mencari Inspirasi Nama Merek Supaya Cepat Ngetop

Konsep A3 dari Pelayanan Prima! Berikut Penjelasan Singkatnya

9 Contoh Copywriting Produk Kecantikan yang Menarik Perhatian dan Bisa Meyakinkan Calon Pembeli

Contoh Teks Sales Menawarkan Produk

20 Peluang Usaha Modal 50 Juta Rupiah Beserta Rinciannya