Cara Budidaya Lobster Air Tawar dari Pembenihan, Pembesaran, dan Analisa Usahanya

Budidaya Lobster Air Tawar

Lobster air tawar sekarang sudah banyak yang membudidayakannya, mulai dari media kolam terpal, bak, dan aquarium. Omset dari penjualan lopster air tawar juga sangat mengiurkan bagi para pengusaha saat ini. Harga yang terbilang tinggi sangat meguntungkan para pembudidaya hingga tercipta berbagai komunitas dengan banyaknya kemitraan didalamnya. Modal yang diperlukan memang cukup tinggi, namun investasi yang dikeluarkan akan sangat menguntungkan jika market mengalami banyak permintaan. Kali ini findira akan membahas cara budi daya lobster air tawar dari pembenihan hingga pembesaran, beserta analisa usaha dan kendalanya. Pakan juga sangat penting untuk diketahui, mulai dari umur atau usia benih sampai dengan pemilihan indukan lobster untuk pemijahan. 

Pembenihan Lobster Air Tawar

Perkembangan budi daya lobster air tawar di indonesia belum maksimal . Hal itu dikarenakan sulitnya memperoleh benih lobster yang dari alam. Oleh karena itu, tidak banyak daerah daerah di indonesia yang sanggup memproduksi lobster air tawar secara besar, shingga peluang usaha pembenihan lobster dapat dikembangkan secara luas. Tentu saja pembenihan lobster harus berimbang dengan para pengembang budidaya lobster  konsumsinya.

Cara memulai budi daya pembenihan

Berikut ini ada langkah-langkah yang harus Anda lakukan dalam memulai usaha pembenihan lobster air tawar di kolam.
  • Pilih lokasi pemijahan atau sumber air yang cukup baik dengan pH 6,5-8,5. Suhu 24-32°C. Oksigen terlarut 3 ppm dan air tidak tercemar.
  • Siapkan kolam untuk indukan, pemijan, dan penetasan telur.
  • Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti pH kit, water heater/lampu pemanas, pompa air, termometer.
  • Melakukan seleksi indukan yang telah matang gonad. Dengan perbandingan pemijahan antara induk jantan dan betina yaitu 1:3.

Ciri jantan dan betina lobster air tawar

Jantan
Betina
Memiliki tonjolan di dasar tangkai kaki jalan  kelima.
Jantan memiliki capit yang besarnya 2-3 kali buku/ruas pertama.
Warna lebih cerah.
Umur 6-8 bulan.
Berat 30 g.
Panjang 18-20 cm.
Adanya lubang bulat yang terletak di dasar kaki ketiga.
Capit betina besarnya sama atau hanya 1,5 kali buku/ruas pertama.
Warna lebih gelap.
Umur 6-8 bulan.
Berat mencapai 30g.
Panjang 18-20 cm.

Gambar induk jantan lobster air tawar 

Induk jantan,ada warna merah pada ujung capit

Induk jantan, ada benjolan pada pangkal kaki paling belakang


Gambar induk betina lobster air tawar 

Induk betina, tidak ada warna merah pada ujung capit

Induk betina, ada benjolan pada pangkal kaki ketiga dari belakang


Proses pemijahan

  • Untuk sesi pemijahan, pilih indukan lobster yang telah berumur antara 6-8 bulan. Indukan tersebut dapat menghasilkan telur secara maksimal sehingga benih yang dihasilkan akan lebih baik.
  • Beri aerasi pada kolam pemeliharaan induk sebagai tambahan oksigen ke air. Air yang masuk ke dalam kolam induk juga dapat dibuat dengan sistem resirkulasi.
  • Masukkan induk kedalam kolam pemijahan. Jika proses ini berjalan lancar maka beberapa hari kemudian akan terjadi perkawinan dan indukan lobster akan menghasilkan telur sekitar 150-4000 butir telur. Pemijahan dalam setahun dapat terjadi sebanyak 3 kali.
  • Telur lobster akan menempel pada induk betina hingga menetas. Pisahkan antara indukan lobster jantan dan betina. Telur yang sudah dibuahi akan menetas dalam jangka waktu 8-15 hari sejak pemindahan induk-induk mengeram, biasanya juvenil lobster sudah memiliki bentuk yang mirip dengan induknya.

  • Gambar telur lobster air tawar pada indukan betina
  • Pisahkan benih lobster yang sudah menetas dari indukanya dan berikan pakan alami untuk larva lobster seperti tubifex dan rotifera sebanyak 1% dari bobot larva.
  • Lakukan pergantian air pembenihan bersama dengan penyiponan secara berkala untuk membersihkan sisa pakan.
  • Cari tahu lokasi usaha pembenihan lobster lainnya sebagai bahan perbandingan.

Analisa Pasar

Salah satu usaha pembenihan lobster di Bogor mengaku masih kesulitan memenuhi permintaan benih lobster yang cukup tinggi. Selain itu, kebutuhan akan benih lobster juga tidak hanya untuk pembesaran, tetapi juga untuk permintaan lobster hias. Berdasarkan hal tersebut, usaha pembenihan lobster air tawar masih memiliki prospek pasar yang baik dan sangat potensial untuk dijalankan.

Peluang usaha

Permintaan benih lobster dari berbagai daerau dan kota cukup tinggi sehingga peluang pasarnya pun semakin terbuka lebar. Usaha pembenihan lobster air tawar dapat dilakukan dimana saja, seperti kolam terpal, aquarium, atau bak berukuran kecil. Selain itu, usaha pembenihan lobster tidak harus dimulai dilahan yang luas.

Kendala

  • Harga menjadi tidak stabil jika terjadi produksi benih lobster secara berlebih
  • Ketersedian indukan yang berkualitas masih sangat terbatas dan harga indukan masih terbilang cukup mahal.

Analisa usaha

Investasi awal

Kolam 1m x 1m, 35 unit 
Induk 30 paket 
Peralatan budidaya/panen 
Potongan bambu/paralon 
Pompa air & 10 aerator 
Water heater 3 unit 
pH kit 
10.500.000
2.700.000
1.300.000
2.000.000
 4.000.000
1.500.000
 300.000
Total investasi awal (TI)Rp 22.300.000

Biaya operasional

Penyusutan investasi 10%  
Pakan induk 26 kg  
Pakan benih 1.700 kg  
Tenaga kerja 12 bulan 
Listrik 
Obat obatan 
2.230.000
2.860.000
18.700.000
9.600.000
1.500.000
400.000
Total biaya operasional (TB)Rp 35.290.000

Perkiraan perhitungan pendapatan dan keuntungan

Omset = 90 induk x 70% x 1000 ekor x Rp 300 x 3 kali pijah = Rp 56.700.000
Total biaya operasional (TB) = Rp 35.290.000
Laba (omset - TB) = Rp 21.410.000

R/C ratio= hasil penjualan / biaya produksi = Rp 56.700.000 / Rp 35.290.000 = 1,6

BEP (Break even point)
BEP harga = biaya produksi / total produksi = Rp 35.290.000 / Rp 189.000 ekor = Rp 186,72
BEP produksi = biaya produksi / harga produksi = Rp 35.290.000 / Rp 300 = 117.633 ekor

Pembesaran Lobster Air Tawar

Tidak diragukan lagi dengan melihat luasnya wilayah daratan indonesia yang ditunjang oleh sumber air yang memadai merupakan lahan potensial untuk pengembangan budidaya lobster air tawar konsumsi. Usaha pembesaran lobster air tawar dapat dilakukan dengan wadah atau kolam yang cukup sederhana. Peluang usaha lobster di indonesia untuk dijadikan sentra produksi lobster air tawar pun cukup terbuka lebar. Itu lantaran potensi alamnya yang sangat cocok untuk dijadikan media hidup lobster air tawar, baik lahan, kondisi air, maupun iklim.

Persiapan budidaya pembesaran lobster

Berikut ini akan dijelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memulai usaha pembesaran lobster air tawar pada kolam.
  • Memilih lokasi usaha yang mempunyai sumber air dengan pH 6,5-8,5 dengan suhu air sekitar 24-32° C, oksigen terlarut 3 ppm dan kualitar air yang baik atau tidak tercemar.
  • Sediakan kolam atau bak berukuran 2m x 1m x 1m sebanyak 40 bak.
  • Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti tes kit kualitas air, termometer, pH meter.
  • Siapkan benih lobster air tawar dengan ukuran 2-5 cm untuk ditebar di kolam dengan kepadatan 50 ekor/m2.

Cara pembesaran benih lobster air tawar

  • Pemberian pakan cacing atau pelet sebanyak 3-5% dari bobot lobster dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 3-4 kali sehari.
  • Pasangi shelter (potongan bambu/paralon) di daasar kolam sebagai media untuk lobster untuk berlindung ketika moulting atau ganti kulit.
  • Atur kepadatan pembesaran lobster pada angka 40-100 ekor/m2.
  • Panen dilakukan setelah pemeliharaan lobster selama 5-6 bulan. Dengan bobot 8-10 ekor lobster mencapai 1 kg.
  • lakukan pergantian air secara berkala untuk mempercepat pertumbuhan lobster dan mempertahankan kualitas air.

Analisa Pasar

Pasar lobster air tawar masih sangat terbuka lebar, tak hanya warung makan seafood, restoran, dan hotel dalam negri saja yang memburunya, kota-kota di negara Eropa juga memiliki permintaan yang cukup tinggi. Buktinya, pembeli asal Houston dan Amerika Serikat, berkeliling indonesia mencari agen-agen lobster yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. Untuk pasar dalam negri sendiri seperti Medan, membutuhkan sekitar 500 kg lobster air tawar. Untuk kebutuhan di daerah Sumatra Utara secara keseluruhan, permintaan bisa mencapai 1-2 ton per bulan. Rumah makan  seafood yang selama ini meminta pasokan lobster adalah restoran mewah di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Permintaan dari luar negri biasanya datang dari Singapura, Amerika, Jerman, Korea, Jepang, Hongkong, dan beberapa negara Eropa lainnya. Dengan demikian, kesempatan untuk dapat memasarkan lobster air tawar konsumsi ke daerah-daerah masih terbuka lebar.

Peluang usaha

Permintaan pasar akan kebutuhan lobster konsumsi terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, peluang usaha pembesaran lobster air tawar pada kolam ini semakin terbuka lebar. Teknik untuk membudidayakan lobster ini pun sangat mudah, bahkan lebih mudah dari pada proses pembenihannya.

Kendala 

  • Usaha ini masih terbilang mengikuti tren pasar.
  • Apabila pasar sedang jenuh, harga lobster konsumsi dapat mengalami penurunan.

Analisa usaha

Investasi awal

Kolam beton 2m x 1m, 40 unit 
Peralatan budidaya & panen 
Potongan bambu/paralon 
Pompa air 
pH kit 
14.000.000
800.000
1.500.000
1.500.000
300.000
Total investasi awal (TI) Rp 18.100.000

Biaya operasional 

Penyusutan investasi 10% 
Pakan 580 kg 
Benih 4.000 ekor 
Tenaga kerja 6 bulan 
listrik 
bat-obatan ) 
1.810.000
6.960.000
1.200.000
4.800.000
300.000
400.000
Total biaya operasional (TB)Rp 15.470.000

Perkiraan perhitungan pendapatan dan keuntungan

Omset = 4.000 ekor x 80% x 0,1kg x Rp 70.000 = Rp 22.400.000
Total operasional (TB) = Rp 15.470.000
Laba (omset-TB) = Rp 6.930.000

R/C ratio= hasil penjualan / biaya produksi = Rp 22.400.000 / Rp 15.470.000 = 1,4

BEP (break even point)
BEP harga = biaya produksi / total produksi = Rp 15.470.000 / 320 ekor = Rp 48.344
BEP produksi = biaya produksi / harga produksi = Rp 15.470.000 / Rp 70.000 = 221 kg 

Kesimpulan Usaha Budidaya Lobster Air Tawar

Setelah melihat cara budidaya dan perhitungan analisa usahanya dapat kita simpulkan bahwa usaha budidaya lobster air tawar ini sangat menguntungkan, namun masih terdapat banyak kendala seperti permodalan dan pencarian kualitas indukan yang terbaik. Tapi secara keseluruhan, usaha ini layak untuk dijalankan, terlebih disaat ini sudah banyak bermunculan restoran-restoran baru dan warung seafood, sehingga permintaanpun akan terus ada.


Komentar

Baca Artikel Lainnya

Contoh Pembukuan Warung Sembako Dan Cara Membuatnya

18 Game Android yang Menghasilkan Uang Asli Langsung ke Rekening Tanpa Modal

Apa yang dimaksud dengan 5A dalam Skema Usaha Jasa Pariwisata?

20 Peluang Usaha Modal 50 Juta Rupiah Beserta Rinciannya

Pertanyaan Tentang Segmentasi Pasar yang Belum Anda Tahu

Warung Sembako Modal 5 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya

Industri Kreatif: Pengertian, Contoh, Manfaat, Konsep dan Perkembangannya

3 Keuntungan dan Kelemahan dalam Memilih Tenaga Kerja yang Tidak Terlatih

6 Jenis Usaha Di Daerah Pegunungan Yang Memiliki Untung Besar

Toko Kelontong Modal 20 Juta, Begini Rincian Modal Usaha dan Cara Memulainya